Sriwijaya Air Group Tuai Sorotan Akibat Pergantian Maskapai dan Keterlambatan Penerbangan,Penumpang Pertanyakan Manajemen Sriwijaya Air Group Kalau Penumpang Terlambat Ditinggal Tanpa Toleransi,Tapi Saat Maskapai Ubah Jadwal Mendadak,Kompensasi Dipertayakan

Jakarta, Radarnyamuk.com ,— Sejumlah penumpang penerbangan rute Jakarta–Pangkalpinang mengeluhkan pelayanan Sriwijaya Air Group setelah terjadi perubahan mendadak operator penerbangan disertai keterlambatan keberangkatan hingga hampir lima jam, Kamis (14/5/2026).

Kondisi tersebut memicu kekecewaan para penumpang lantaran perubahan dilakukan secara tiba-tiba tanpa penjelasan rinci mengenai penyebab pergantian maskapai maupun kepastian kompensasi yang akan diberikan kepada calon penumpang.

Awalnya, para penumpang dijadwalkan terbang menggunakan maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 072 pada pukul 09.40 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkalpinang.

Namun, beberapa waktu sebelum keberangkatan, penumpang menerima pemberitahuan bahwa penerbangan dialihkan menjadi maskapai NAM Air dengan kode penerbangan IN 7072, meski jadwal keberangkatan masih tetap pada jam yang sama.

Tidak berhenti sampai di situ, penumpang kembali menerima informasi lanjutan bahwa penerbangan berubah menjadi IN 7074 dengan jadwal keberangkatan baru pukul 14.10 WIB atau mundur hampir lima jam dari jadwal semula.

Perubahan operator penerbangan sekaligus pengunduran jadwal tersebut sontak memicu protes dan pertanyaan dari sejumlah penumpang yang merasa dirugikan.

Salah satu calon penumpang mengaku kecewa karena maskapai dianggap tidak memberikan penjelasan yang memadai terkait alasan perubahan tersebut.

“Kalau penumpang terlambat beberapa menit saja tidak ada toleransi dan langsung ditinggal pesawat.

Tapi ketika maskapai yang mengubah jadwal dari pagi menjadi siang, penumpang hanya diminta memaklumi tanpa kepastian kompensasi,” ujarnya kepada Radarnyamuk.com.

Menurutnya, keterlambatan tersebut tidak hanya mengganggu jadwal perjalanan, tetapi juga berdampak pada berbagai agenda penting yang telah disusun sebelumnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *