Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan PT Timah kepada para nelayan. Menurutnya, tanpa program seperti ini, keluarga nelayan akan kesulitan menghadapi situasi darurat yang menimpa kepala keluarga.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Lukman, mengungkapkan bahwa sebanyak 450 anggota HNSI di wilayahnya telah terdaftar dalam program ini. Ia menilai kolaborasi antara HNSI dan PT Timah sangat bermanfaat dan perlu dilanjutkan ke depan.
“Risiko pekerjaan nelayan sangat tinggi. Karena itu, program jaminan sosial seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berharap PT Timah tetap melanjutkan program ini dan HNSI siap berkolaborasi untuk mendukung nelayan mendapat perlindungan,” kata Lukman.
Dengan keberlanjutan program ini, PT Timah berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi dalam mencari nafkah di laut.





