Menuju Pemerintahan Bersih, Aparatur Desa di Bangka Selatan Dibekali Program Antikorupsi MPAK

Toboali, Radarnyamuk.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) yang diikuti perangkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Bangka Selatan di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (15/7/2026).

HKegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi sejak dini, khususnya di lingkungan pemerintahan desa dan kelurahan yang merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman aparatur mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik, diharapkan potensi penyimpangan dapat diminimalkan.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Firmansyah, S.H., M.M.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Firmansyah, disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang dimiliki, tetapi juga oleh integritas aparatur yang mengelolanya. Oleh karena itu, upaya pencegahan korupsi harus menjadi tanggung jawab bersama dan dimulai dari lingkungan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

“Melalui sosialisasi Pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) ini, kami berharap para Kepala Desa, Lurah, Sekretaris, hingga Bendahara dapat menjadi garda terdepan dalam membentengi daerah dari praktik-praktik korupsi.

Pemahaman yang kuat mengenai pencegahan korupsi harus diimplementasikan secara nyata dalam pengelolaan keuangan dan administrasi desa,” ujar Firmansyah saat membacakan sambutan Bupati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *