Mayjen TNI Muchidin mengatakan, penanaman pohon keras ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam sekaligus mendukung manfaat jangka panjang dari pembangunan infrastruktur yang sedang dikerjakan melalui program TMMD.
“Selain membangun jalan, rumah, MCK, dan fasilitas umum lainnya, kita juga ingin memastikan lingkungan tetap terjaga. Pohon keras yang kita tanam hari ini diharapkan dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat ke depan,” katanya.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada percepatan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Apalagi, pembukaan akses jalan sepanjang 5.500 meter di Desa Penutuk nantinya akan meningkatkan mobilitas warga dan membuka peluang ekonomi baru.
*“Dengan adanya akses jalan yang baik, tentu aktivitas masyarakat akan meningkat. Maka dari itu, penghijauan menjadi penting agar dampak pembangunan tetap selaras dengan alam,”* ujarnya.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan desa.
“Pohon sudah kita tanam, jadi kami juga berharap warga agar ikut merawat pohon yang telah ditanam sehingga dapat tumbuh optimal dan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Dengan harapan Desa Penutuk tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga menjadi kawasan yang hijau, asri, dan berkelanjutan,” pungkasnya





