Pemprov Babel Gelar FGD Perubahan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2026

“Dalam metode baru ini dilakukan pemangkasan tahapan perhitungan. Sebelumnya, IDI dihitung melalui empat tahap, yakni koding koran, koding dokumen, FGD, dan wawancara. Sementara dalam metode baru, perhitungan hanya sampai pada tahapan FGD,” ungkapnya.

Selain itu, jumlah indikator juga mengalami penyederhanaan. Jika sebelumnya IDI dihitung berdasarkan tiga aspek, 11 variabel, dan 28 indikator, maka pada metode baru IDI hanya dihitung dari tiga aspek dengan 22 indikator. Penyederhanaan ini diharapkan mampu menghasilkan indeks yang lebih relevan dan akurat sesuai dengan kondisi demokrasi terkini.

Ia menambahkan, sumber data penyusunan IDI dalam metode baru dikumpulkan melalui empat cara, yakni analisis surat kabar, telaah dokumen kebijakan publik, pemanfaatan big data melalui pengumpulan berita dari tujuh portal media daring, serta pendalaman informasi melalui FGD.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pada perhitungan IDI tahun 2024, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil masuk dalam peringkat 10 besar dari 34 provinsi di Indonesia.

Capaian ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
FGD ini bertujuan untuk memperoleh masukan, verifikasi, serta konfirmasi atas data kuantitatif IDI yang telah dihimpun, sekaligus menggali data kualitatif dan memberikan konteks terhadap berbagai indikator demokrasi yang belum terakomodasi melalui review media dan dokumen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *