Narkotika Masih Mengintai, Polres Bangka Selatan Jawab Lewat Operasi Antik 2026

Menurut Kompol Muhammad Riduan, Polres Bangka Selatan tidak hanya mengedepankan upaya represif melalui penegakan hukum, tetapi juga terus melakukan langkah-langkah preventif dan edukatif. Sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat secara rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika.

Dalam penanganan perkara, Polres Basel menerapkan pendekatan yang berbeda antara pengguna dan bandar narkoba. Pengguna yang merupakan korban penyalahgunaan narkotika akan diarahkan untuk mendapatkan pendekatan edukatif dan rehabilitatif, sementara terhadap bandar dan pengedar akan dilakukan penindakan hukum secara tegas.

“Banyak pelaku yang kami amankan mengaku menggunakan narkoba untuk meningkatkan stamina saat bekerja, khususnya di sektor pertambangan. Namun, apapun alasannya, penyalahgunaan narkotika tetap merupakan pelanggaran hukum dan tidak dapat dibenarkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus berkomitmen memutus mata rantai peredaran narkotika, terutama yang menyasar kalangan pekerja tambang dan masyarakat produktif. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi juga dinilai sangat penting untuk mendukung upaya kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Bangka Selatan untuk bersama-sama memerangi narkoba. Tidak ada dampak positif dari narkotika, justru merusak masa depan individu, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Polres Bangka Selatan akan terus konsisten dan berkomitmen dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah ini,” pungkas Kompol Muhammad Riduan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *