“Melalui jelajah alam, siswa tidak hanya belajar keterampilan kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, serta rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga kelas VI, dengan pendampingan guru, pelatih Pramuka, serta dukungan orang tua siswa. Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Menurut pihak sekolah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan hidup, khususnya pemahaman tentang fungsi hutan sebagai penyedia oksigen, penyerap karbon dioksida (CO₂), serta perannya dalam menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana seperti banjir dan longsor.
Sekolah berharap kegiatan Jelajah Alam Anak 18 Hebat dapat menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda yang peduli lingkungan, berjiwa gotong royong, dan memiliki kesadaran ekologis sejak dini.





