Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan pentingnya kerja sama dan kekompakan seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Ia menekankan bahwa upaya menjaga kondusivitas wilayah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Rapat koordinasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah bersama Forkopimda dan masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di Kabupaten Bangka Selatan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kami mengundang seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, aparat penegak hukum, hingga perangkat daerah, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mari kita bersatu dan kompak menjaga Bangka Selatan yang kita cintai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wabup Debby menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menangani setiap permasalahan sosial yang muncul, khususnya di tingkat desa. Menurutnya, dinamika sosial di masyarakat saat ini sangat cepat berkembang, terutama akibat pengaruh arus informasi di media sosial yang kadang dapat memicu kesalahpahaman.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (Timdu PKS) sesuai ketentuan Permendagri 42/2015. Tim tersebut memiliki peran strategis dalam deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan potensi konflik sosial di masyarakat.
“Langkah pencegahan sejak dini menjadi sangat penting agar masalah kecil tidak berkembang menjadi konflik besar. Setiap pihak harus berperan aktif dalam mitigasi dan penyelesaian masalah secara cepat





