Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan yang tepat sasaran.
Tak hanya melakukan pengecekan fisik pembangunan, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar.
Ia mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan dari warga guna memastikan bahwa pembangunan jembatan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara, tetapi juga aktif mendukung pembangunan daerah. Kodam II/Sriwijaya terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar, termasuk pembangunan infrastruktur.
Dengan adanya jembatan ini, masyarakat Kampung Dul diharapkan dapat merasakan manfaat secara langsung, terutama dalam hal efisiensi waktu tempuh dan kemudahan akses. Hal ini juga diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, seperti perdagangan dan usaha kecil masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Pemerintah daerah bersama TNI berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan hingga selesai dengan hasil yang berkualitas.
Dalam kegiatan peninjauan ini, Pangdam II/Sriwijaya didampingi oleh Danrem 045/Garuda Jaya, para Asisten Kodam, para Kasi Korem 045/Gaya, Dandenzibang 5/II Bangka, serta Camat Pangkalan Baru. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Bangka Belitung demi kesejahteraan masyarakat.





