Rilis Kinerja Tahunan 2025, Kejari Bangka Selatan Perkuat Kepercayaan Publik,Optimalisasi PNBP dan Penyelamatan Negara Warnai Kinerja Kejari Basel 2025

dapur-reza

BANGKA SELATAN, Radarnyamuk.com, – Kejaksaan Negeri Bangka Selatan merilis laporan capaian kinerja tahunan sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Sabrul Iman, institusi penegak hukum ini mencatat sejumlah capaian positif, khususnya dalam optimalisasi penerimaan negara serta penyelamatan dan pemulihan keuangan negara.

Dikutip dari mediaqu.id,Rilis capaian kinerja tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan tugas dan fungsi Kejari Bangka Selatan selama satu tahun terakhir. Secara umum, realisasi anggaran pada hampir seluruh bidang tercatat sangat baik, dengan capaian rata-rata berada di atas 97 persen, yang mencerminkan efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan program kerja.

Salah satu capaian paling menonjol berasal dari Sub Bagian Pembinaan yang dipimpin Akbari Darnawinsyah. Sepanjang tahun 2025, bidang ini berhasil membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 639.814.951. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 150.500.000, dengan persentase capaian mencapai 425,13 persen.

Di bidang penegakan hukum tindak pidana korupsi, Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) di bawah pimpinan Jeri Kurniawan mencatat keberhasilan dalam penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 432.895.000. Sepanjang tahun 2025, Pidsus menangani 9 perkara pada tahap penyelidikan serta 10 perkara pada tahap penyidikan, dengan realisasi anggaran mencapai 99,76 persen.

Sementara itu, Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) yang dipimpin Tommy Purnama mencatat penanganan 195 perkara pra-penuntutan dan 189 perkara penuntutan. Selain menjalankan penegakan hukum secara konvensional, Kejari Bangka Selatan juga mengedepankan pendekatan keadilan restoratif.
“Kami menyelesaikan tiga perkara melalui mekanisme restorative justice. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Tommy Purnama.
Dari sektor Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari Bangka Selatan mencatat pemulihan keuangan negara sebesar Rp 827.044.511. Bidang yang dipimpin Alfriwan Putra ini juga memberikan bantuan hukum sebanyak 86 kegiatan serta menjalin 53 kerja sama atau perjanjian hukum dengan berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait.
Pada bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB), Kejari Bangka Selatan di bawah pimpinan A.B. Peranginangin berhasil menyetorkan Rp 463.611.300 ke kas negara dari penyelesaian barang rampasan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 155 barang bukti telah dimusnahkan, dengan realisasi anggaran mencapai 100 persen.

dapur-reza

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *