Rencana PLTN Dibahas Terbuka, Fokus Babel dan KBO Babel Siapkan Diskusi Publik

Sementara itu, Penanggungjawab KBO Babel, Rikky Fermana, menekankan pentingnya diskusi publik ini sebagai ruang literasi dan dialog yang sehat di tengah beragam pandangan pro dan kontra terkait rencana PLTN.

“Diskusi publik ini tidak dimaksudkan untuk menggiring opini ke arah tertentu, tetapi membuka ruang pemahaman bersama. Kami ingin masyarakat Bangka Belitung, khususnya Bangka Barat, memahami rencana PLTN dari sisi data, fakta, risiko, dan peluangnya secara seimbang,” kata Rikky.

Menurut Rikky, media memiliki peran strategis dalam memastikan informasi yang beredar di publik tidak bias, tidak menyesatkan, dan tidak dibangun atas ketakutan semata.

“KBO Babel mendukung penuh diskusi ini sebagai bagian dari tanggung jawab media untuk menghadirkan informasi yang jernih, terverifikasi, dan edukatif. Harapannya, masyarakat dapat membentuk sikap dan pandangan berdasarkan pengetahuan, bukan asumsi,” tambahnya.

Dalam pertemuan koordinasi tersebut, panitia juga membahas pengemasan acara diskusi, mulai dari penentuan tema, komposisi narasumber lintas keahlian, hingga mekanisme dialog agar berlangsung terbuka, seimbang, dan memberi ruang partisipasi publik.

Diskusi publik ini diharapkan menjadi forum dialog konstruktif antara akademisi, praktisi, pemangku kebijakan, dan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan literasi energi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Bangka Belitung yang berkelanjutan. (KBO Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *