Toboali, Radarnyamuk.com ,— Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (TP PKK Babel) bersama TP PKK Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bersinergi dengan lintas sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar kegiatan khitanan massal, bakti sosial, dan aksi donor darah. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (2/7/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara TP PKK Provinsi dan Kabupaten yang menggandeng sejumlah pihak seperti Baznas Bangka Selatan, Bank Sumsel Babel, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Bhayangkari, Adhyaksa Dharma Karini, Persit Kartika Chandra Kirana, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB).

Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Selatan, Ny. Hj. Elizia Riza Herdavid, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ketua organisasi dan mitra kerja yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam meringankan beban keluarga yang membutuhkan,” ujar Elizia.
Ia menambahkan, pelaksanaan khitanan massal diharapkan tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang sehat, saleh, dan berakhlak mulia.
“Kegiatan ini sangat mulia karena memberikan manfaat besar bagi tumbuh kembang anak-anak kita. Semoga mereka menjadi generasi yang berguna bagi keluarga, agama, dan bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Elizia juga menyoroti pentingnya kegiatan bakti sosial sebagai wujud rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Sementara aksi donor darah dipandang sebagai bentuk nyata nilai-nilai kemanusiaan dalam membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah.
Sebanyak 50 anak dari tiga kelurahan, yakni Kelurahan Toboali, Teladan, dan Tanjung Ketapang, ikut serta dalam program khitanan massal ini. Para peserta mendapat pelayanan medis dari tim kesehatan yang telah disiapkan oleh panitia, serta bingkisan sebagai bentuk perhatian.





