Pastikan Aman dan Kondusif, Wabup Debby Pimpin Rakor Persiapan Pilkades 2026

Toboali, Radarnyamuk.com — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gunung Namak, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (9/3/2026).


Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mematangkan berbagai persiapan strategis guna menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2026 agar berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


Turut hadir dalam rapat tersebut unsur Forkopimda, perwakilan TNI dan Polri, kepala perangkat daerah terkait, para camat, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades. Melalui pertemuan ini, seluruh pihak diharapkan dapat menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi seluruh tahapan Pilkades mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Debby Vita Dewi menyampaikan bahwa Pilkades serentak tahun 2026 akan diikuti oleh tujuh desa di Kabupaten Bangka Selatan yang masa jabatan kepala desanya telah berakhir.
Adapun tujuh desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tersebut yaitu Desa Jeriji, Desa Tiram, Desa Celagen, Desa Delas, Desa Paku, Desa Simpang Rimba, dan Desa Bangka Kota.

Menurutnya, Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh tahapan pelaksanaan harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun aspek pengamanan.

“Seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari regulasi, pengamanan, netralitas penyelenggara, hingga optimalisasi partisipasi masyarakat,” ujar Wabup Debby.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan serta sinergi dari seluruh unsur, termasuk aparat keamanan, penyelenggara, dan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, Wabup Debby berharap dapat terbangun komunikasi dan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Hal tersebut penting agar berbagai potensi permasalahan yang mungkin muncul selama tahapan Pilkades dapat dipetakan serta diantisipasi sejak dini.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades, sehingga proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara jujur, adil, dan transparan.
“Pilkades merupakan fondasi demokrasi di tingkat paling dasar. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan prosesnya berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.
Wabup Debby juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor utama dalam kelancaran pelaksanaan Pilkades. Untuk itu, koordinasi dengan aparat keamanan perlu terus diperkuat agar setiap potensi konflik dapat dicegah sedini mungkin.
Menutup arahannya, Wabup Debby mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga situasi daerah tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung, mulai dari tahap pencalonan hingga penetapan kepala desa terpilih.
“Mari kita pastikan proses demokrasi di desa berlangsung jujur, adil, dan bermartabat. Hal ini penting demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan secara keseluruhan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *