Toboali, Radarnyamuk.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah plastik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan “Gamis Berkah (Gerakan Minim Sampah Bersama Kantor DLH)” yang dilaksanakan di Himpang 5 Habang, Toboali, pada Senin (9/3/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mensosialisasikan Peraturan Bupati Bangka Selatan Nomor 55 Tahun 2025 tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah Plastik (P2PSP) yang menekankan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Selatan, Agung Prasetyo Rahmadi, S.T., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan “Gamis Berkah” tidak hanya menjadi sarana sosialisasi kebijakan pemerintah, tetapi juga sebagai bentuk gerakan nyata yang melibatkan langsung masyarakat dalam upaya pengurangan sampah plastik.
Menurutnya, permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di Bangka Selatan. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan sehari-hari, khususnya dalam penggunaan kantong plastik sekali pakai.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi peredaran sampah plastik, wadah, dan kemasan berbahan plastik sekali pakai dari sumber penghasil sampah. Kami mengajak masyarakat untuk mulai membawa tas belanja sendiri agar penggunaan kantong plastik bisa ditekan,” ujar Agung.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Bangka Selatan juga menyiapkan 500 paket sayuran segar yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Namun, pembagian paket tersebut memiliki syarat khusus, yakni masyarakat yang ingin mendapatkan paket sayuran harus membawa goody bag atau tas belanja sendiri.





