Lebih lanjut, Bunda Elizia mengajak guru, orang tua, serta masyarakat luas untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan dasar tidak hanya bergantung pada sekolah semata, tetapi juga kolaborasi antara keluarga dan lingkungan sekitar.
“Dengan dukungan bersama, kita bisa membantu anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Saya berharap kegiatan ini memberikan pengalaman positif bagi anak-anak dalam menapaki jenjang pendidikan dasar,” tuturnya.
Acara sosialisasi ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pihak sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua. Dalam kegiatan tersebut, guru dan pengawas pendidikan berbagi strategi agar proses pembelajaran di SD dapat mengakomodasi kebutuhan anak yang baru saja menamatkan pendidikan PAUD.
Kegiatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Tahun 2025 ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendukung penerapan kurikulum yang ramah anak, memfasilitasi pertumbuhan kreativitas, serta mengurangi potensi tekanan yang dapat dialami anak-anak pada masa awal sekolah.
Di akhir sambutannya, Bunda Elizia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut menyukseskan acara tersebut. Ia berharap anak-anak Bangka Selatan dapat terus berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga ceria dan berakhlak mulia





