“Dengan rutin mengikuti kegiatan Posyandu, orang tua dapat mengetahui perkembangan anaknya sejak dini dan memperoleh edukasi kesehatan yang bermanfaat. Ini menjadi langkah awal mencegah masalah gizi dan kesehatan di kemudian hari,” ujar dr. Febianti.
Babinsa Desa Penutuk Pratu Ferdian mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan desa yang sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono, dalam keterangannya secara terpisah, menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia.
“TMMD hadir untuk membantu masyarakat secara menyeluruh. Penyuluhan Posyandu ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi lahirnya generasi yang sehat dan unggul,” ungkap Dandim.
Ia juga menambahkan bahwa TNI akan terus mendukung program-program pemerintah daerah di bidang kesehatan melalui kerja sama lintas sektor.
Diharapkan, kegiatan penyuluhan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga serta memanfaatkan layanan Posyandu secara berkelanjutan.
Kegiatan penyuluhan berlangsung tertib dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat Desa Penutuk yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.





