Ia juga menegaskan bahwa tantangan peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Bangka Belitung masih cukup kompleks, sehingga dibutuhkan sosok pemimpin dan aparatur yang berkomitmen, bekerja secara kolaboratif, serta mampu menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Hendra Amoer menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta penghargaan yang diberikan kepadanya.
Ia menilai pencapaian tersebut bukan hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kerja keras dan kebersamaan seluruh jajaran BNNK Bangka Selatan.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh tim BNNK Bangka Selatan. Tanpa dukungan, loyalitas, dan kerja sama yang solid dari seluruh pegawai, capaian ini tidak mungkin terwujud,” ungkap Hendra Amoer.
Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan narkoba hingga ke tingkat desa dan sekolah.
Hendra Amoer juga berharap prestasi ini dapat memacu semangat seluruh pegawai BNN, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen BNN dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas, guna mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.





