Dari Rakor ke Aksi Nyata Menuju Kota Bersih,Ubah Pola Pikir Masyarakat, Bangka Selatan Perkuat KIE Andalkan Kolaborasi dan Edukasi Sampah

Sejumlah strategi pun telah disiapkan oleh Pemkab Bangka Selatan untuk meningkatkan capaian tersebut. Di antaranya peningkatan pengelolaan sampah di 16 kategori lokasi penilaian Adipura, penanganan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, serta perluasan cakupan layanan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan dan permukiman.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah, seperti TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta bank sampah yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pengembangan teknologi alternatif seperti Refuse Derived Fuel (RDF) juga menjadi salah satu opsi untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam aspek KIE, pemerintah akan menyusun strategi komunikasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk OPD, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, hingga media massa. Bahkan, direncanakan satu kecamatan akan dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project) implementasi program KIE pengelolaan sampah.

Sementara itu, tim dari KLH telah melakukan peninjauan lapangan selama tiga hari di Bangka Selatan. Kegiatan tersebut mencakup observasi langsung terhadap kondisi pengelolaan sampah serta wawancara dengan masyarakat guna memahami perilaku dan budaya terkait pengelolaan sampah di daerah tersebut.

KIE sendiri merupakan strategi intervensi sosial yang bertujuan membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Pendekatan ini juga mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali.

Melalui rakor ini, Sekda Hefi berharap seluruh OPD dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat sinergi lintas sektor. Ia optimistis, dengan komitmen bersama, pengelolaan sampah di Bangka Selatan akan semakin baik dan mampu meningkatkan capaian dalam penilaian Adipura 2026.

“Dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, kita optimistis pengelolaan sampah di Bangka Selatan dapat semakin baik,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *