“Ini adalah hasil kerja sama dan semangat kolektif. Saat ini, PJS telah hadir di 27 provinsi dengan lebih dari 1.200 wartawan aktif sebagai anggota. Ini bukti bahwa PJS berkembang pesat dan diterima luas di kalangan jurnalis,” kata Mahmud usai melantik pengurus DPD Aceh.
Mahmud juga mengingatkan seluruh pengurus DPD dan DPC agar menjalankan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) serta Pedoman Organisasi PJS. Ia menekankan bahwa fokus utama PJS adalah pada peningkatan kapasitas wartawan melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik yang bermuara pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kita ingin mencetak wartawan profesional dan kompeten. UKW adalah bagian penting dari proses itu. Maka, program-program pelatihan harus menjadi prioritas utama setiap pengurus,” tambah Mahmud, yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers dan penguji UKW di UPN Veteran Yogyakarta.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Musda, Ketua DPD PJS Aceh, Chaidir Toweren, juga melantik tiga DPC yang telah memenuhi syarat administrasi, yaitu:
- DPC Bener Meriah
- DPC Bireuen
- DPC Kota Langsa
Pelantikan DPC lainnya direncanakan akan dilakukan menyusul setelah proses administrasi selesai.
Sebagai penutup acara, Mahmud Marhaba secara simbolis menyematkan selempang PJS kepada Chaidir Toweren sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan resmi atas terselenggaranya Musda dan pelantikan sesuai mekanisme organisasi.
Acara ini menjadi langkah penting bagi penguatan organisasi PJS di Aceh, sekaligus menunjukkan semangat jurnalis daerah dalam membangun komunitas yang profesional, beretika, dan berwawasan kebangsaan.





