Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran BNN di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa BNN bukan hanya hadir dalam konteks penindakan, tetapi juga memiliki peran besar dalam pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap sesama, sedangkan cek kesehatan gratis membantu masyarakat mengenali kondisi tubuhnya secara dini,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang semuanya diberikan secara gratis kepada masyarakat. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gaya hidup sehat sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Kepala Klinik BNNK Bangka Selatan, dr. Maike Yosal, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara BNN dan masyarakat. “Dengan layanan kesehatan seperti ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta menanamkan kesadaran pentingnya hidup sehat bebas dari narkoba,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh semangat gotong-royong. Para peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. PMI Kabupaten Bangka Selatan juga mencatat sejumlah 6 kantong darah yang berhasil dikumpulkan selama kegiatan berlangsung den Rincian Darah yang didapat hari ini:
Darah A= 1 Kantong,
Darah 0 = 4 Kantong
Darah B= 1 Kantong
yang nantinya akan sangat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan di rumah sakit maupun layanan kesehatan lainnya.
Kegiatan Pra-HANI 2025 ini menjadi salah satu upaya strategis BNN dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang bahaya narkotika sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum positif dalam membangun lingkungan masyarakat yang sehat, peduli sesama, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.





