Bdn. Pilyana Kembali Pimpin IBI Bangka Selatan dalam Muscab ke-V Tahun 2025

Sementara itu, Ketua PD IBI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bdn. Nurita, S.ST, M.Kes, dalam sambutannya menyoroti urgensi profesionalisme bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ia juga menyinggung kehadiran Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 yang memperkuat posisi dan kewenangan profesi bidan.

“UU Kesehatan yang baru memberikan legitimasi kuat kepada profesi bidan. Oleh karena itu, kita harus menjalankan pelayanan sesuai dengan regulasi dan standar operasional prosedur (SOP). Bidan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung target-target kesehatan nasional,” ujar Nurita.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Basel, Ervina, SKM, yang hadir mewakili Kepala DKPPKB, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab ini. Menurutnya, peran organisasi profesi seperti IBI sangat besar dalam mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di masyarakat.

“Bidan adalah ujung tombak di lapangan, terutama dalam menjalankan program-program kesehatan seperti imunisasi, pelayanan antenatal, dan edukasi stunting. IBI memiliki peran yang sangat strategis dalam menjangkau langsung masyarakat dan memastikan pelayanan kesehatan berkualitas,” jelas Ervina.

Puncak kegiatan Muscab ditandai dengan sesi pleno dan pemaparan visi-misi dari para calon ketua. Sebanyak tujuh nama dicalonkan oleh masing-masing pengurus ranting IBI. Setelah proses pemungutan suara dilakukan secara demokratis, hasil voting menetapkan kembali Bdn. Pilyana, S.ST sebagai Ketua IBI PC Bangka Selatan untuk periode lima tahun mendatang.

Terpilihnya kembali Pilyana sebagai ketua mencerminkan kepercayaan tinggi dari anggota terhadap kepemimpinan dan kontribusinya selama ini. Dalam pernyataan pasca-terpilih, ia menyampaikan tekadnya untuk terus mengembangkan IBI sebagai organisasi yang aktif, kolaboratif, dan responsif terhadap isu-isu kesehatan di daerah.

“Saya akan terus mengupayakan agar IBI hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berkesinambungan,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya Muscab ke-V ini, diharapkan IBI Bangka Selatan semakin solid dalam mendukung transformasi layanan kesehatan, memperkuat kompetensi bidan, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *