TMMD Kodim 0432/Basel Benahi Fasilitas Sanitasi dan Tempat Ibadah di Pulau Lepar

Kini, perbaikan dilakukan dengan mengganti bagian atap yang rusak agar lebih kokoh, aman, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Proses pengerjaan dilaksanakan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga desa.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama proses rehabilitasi berlangsung. Warga secara sukarela membantu mulai dari pengangkutan material hingga pembersihan area sekitar lokasi pembangunan.

Salah satu warga Desa Penutuk, Jerukik (45), menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TMMD.

“Dulu kondisi MCK ini sangat rusak dan airnya sering bermasalah. Atap mushola juga sudah bocor dan kurang nyaman.

Sekarang alhamdulillah sudah diperbaiki. Kami sangat terbantu karena fasilitas ini dipakai banyak orang. Warga juga jadi lebih nyaman saat beribadah,” ungkapnya.

Rehabilitasi MCK umum dan atap Mushola Al Munawar ditargetkan selesai sebelum penutupan TMMD ke-127.

Dengan rampungnya pembangunan tersebut, masyarakat Desa Penutuk diharapkan dapat segera merasakan manfaatnya secara langsung.

Melalui program TMMD, TNI tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur besar seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sanitasi dan fasilitas ibadah. Kehadiran Satgas TMMD di Desa Penutuk menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa yang lebih sehat, layak, dan sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *