
Dalam waktu kurang lebih satu setengah jam, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp3.415.700. Hasil tersebut dinilai cukup signifikan mengingat ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh PMR Madya SMPN 1 Toboali.
Iskandar menambahkan, kegiatan penggalangan dana ini tidak berhenti sampai di sini. Aksi kemanusiaan akan terus berlanjut hingga 26 Desember 2025, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Relawan PMI. Selama periode tersebut, kegiatan akan diisi secara bergantian oleh PMR Madya dan PMR Wira yang berada di bawah naungan PMI Kabupaten Bangka Selatan.
“Secara nasional, program penggalangan dana kemanusiaan ini akan berlangsung hingga Mei 2026. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana, tetapi juga menanamkan nilai empati, kepedulian, dan jiwa kerelawanan kepada para pelajar sejak dini,” katanya.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Banyak warga yang memberikan donasi sekaligus dukungan moral kepada para relawan muda tersebut. Kehadiran PMR Madya di ruang publik dinilai mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah situasi bencana.
Melalui kegiatan ini, PMR SMPN 1 Toboali membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berkontribusi nyata bagi kemanusiaan, melainkan menjadi kekuatan penting dalam membangun solidaritas sosial.





