Ia menambahkan, pameran “Persit Bisa” tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga sarana membangun jejaring usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional.
Menurutnya, produk-produk yang dihadirkan tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga mengandung filosofi budaya yang kuat. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra dan kerajinan daerah Sumatera Selatan dan sekitarnya kepada masyarakat luas.
Selain itu, keikutsertaan Persit KCK PD II/Sriwijaya juga diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM lainnya untuk terus berkembang dan berinovasi di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Pameran ini terbuka untuk umum dan diperkirakan akan menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pecinta kerajinan tangan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat produk-produk lokal berkualitas.
Dengan adanya kegiatan ini, Persit KCK PD II/Sriwijaya berharap dapat memperkuat posisi songket Palembang dan tapis Lampung sebagai bagian dari identitas budaya yang patut dibanggakan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari produk-produk tersebut.
Dukungan serta partisipasi masyarakat, khususnya dari Palembang dan wilayah Sumatera Selatan, diharapkan dapat turut meramaikan Stand Sriwijaya dalam Pameran “Persit Bisa” Ke-2 ini.
Melalui momentum ini, Persit KCK PD II/Sriwijaya optimistis bahwa UMKM binaannya mampu menembus pasar yang lebih luas dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.





