Menurut Hidayat, kehadiran mahasiswa bukan hanya sebagai penyampai kritik, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan di Babel. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan.
“Aksi hari ini sangat tertib dan damai, ini menunjukkan kedewasaan demokrasi di Bangka Belitung. Dengan demonstrasi seperti ini, kita justru semakin bersahabat untuk membangun daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya memberikan apresiasi serupa. Ia menilai aspirasi mahasiswa yang disampaikan melalui Gerakan Babel Menggugat mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap nasib masyarakat.
“Alhamdulillah, mereka membuktikan apa yang dilakukan anak-anak ini luar biasa. Apa yang disampaikan mereka murni aspirasi rakyat. Untuk itu, terima kasih kepada mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan aman, damai, tenteram, dan tertib,” ucap Didit.
Didit menegaskan DPRD Babel akan menindaklanjuti setiap poin aspirasi yang disampaikan mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan sosial kemasyarakatan, kesejahteraan rakyat, dan pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan mahasiswa agar tercipta pemerintahan yang lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan publik.
Aksi damai tersebut mendapat perhatian luas karena mencerminkan semakin matangnya demokrasi di Babel. Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Babel Menggugat menegaskan bahwa langkah mereka murni sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Dengan berakhirnya aksi tanpa insiden, mahasiswa, aparat, dan pemerintah menunjukkan bahwa ruang demokrasi di Babel tetap terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. Komitmen dari Gubernur dan DPRD Babel untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa menjadi harapan baru bagi publik agar suara rakyat benar-benar didengar.
Demonstrasi tersebut diakhiri dengan doa bersama dan penegasan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal jalannya pemerintahan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib, meninggalkan kesan positif atas pelaksanaan aksi.
Kehadiran langsung Gubernur dan Ketua DPRD Babel dalam aksi mahasiswa kali ini menjadi bukti bahwa pemerintah siap membuka ruang dialog dengan generasi muda. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih erat antara pemimpin daerah dan masyarakat, demi mewujudkan Bangka Belitung yang maju dan sejahtera.





