Toboali, Radarnyamuk.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mencegah tindakan bullying di kalangan pelajar. Melalui Seksi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol melaksanakan sosialisasi bertema Bahaya Narkoba, Wawasan Kebangsaan, dan Bahaya Bullying, yang dilangsungkan di SMP Negeri 2 Toboali pada Selasa, (15/7/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa, guru, serta narasumber yang kompeten di bidangnya, seperti Hairul, S.Pd, Cik Evan Alghazali, S.Hum, dan Ahmad Syafriyadi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, serta mencegah praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Kepala Seksi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Mas Iyunk, dalam sambutannya mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus narkoba di wilayah Bangka Selatan. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan rilis terbaru dari Polres Bangka Selatan, tercatat sebanyak 24 kasus narkoba dalam kurun waktu satu semester pertama tahun 2025.
“Angka ini tentu sangat memprihatinkan. Peredarannya sudah semakin masif. Kita tidak bisa tinggal diam. Coba bayangkan bila ada anggota keluarga kita yang terjerumus dalam narkoba. Taruhannya adalah masa depan mereka. Pilihannya hanya dua: penjara atau yang lebih buruk, kematian,” ujarnya tegas.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pihak sekolah dan orang tua, untuk berperan aktif dalam pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak. Sosialisasi semacam ini menjadi salah satu langkah preventif untuk membentengi para pelajar dari pengaruh buruk lingkungan.





