
Menurutnya, keberhasilan festival tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk terus menghadirkan program-program kreatif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kita membuktikan bahwa dengan segala keterbatasan dan efisiensi anggaran yang ada, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tetap mampu menghadirkan kegiatan yang inovatif dan kreatif untuk masyarakat. Semangat kolaborasi inilah yang harus terus kita jaga demi kemajuan daerah,” ujar Riza Herdavid.
Ia menegaskan, Holidays Fest bukan sekadar panggung hiburan, tetapi menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan terus membuka peluang promosi dan pemasaran agar UMKM mampu berkembang, memiliki daya saing, serta menembus pasar yang lebih luas.
Keikutsertaan 225 UMKM dalam festival tersebut menjadi gambaran bahwa sektor ekonomi kreatif di Bangka Selatan terus berkembang.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, serta masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun perekonomian daerah yang mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, penampilan Bambang Tampan pada malam penutupan menjadi magnet utama yang berhasil menghibur ribuan penonton.
Suasana semakin semarak dengan sorak sorai masyarakat yang memenuhi kawasan GOR Bangka Selatan hingga acara berakhir.
Gemerlap lampu panggung berpadu dengan semarak stan UMKM menciptakan atmosfer festival yang penuh semangat dan kebersamaan.
Keberhasilan Holidays Fest 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan yang memadukan hiburan, promosi pariwisata, budaya, dan pemberdayaan ekonomi mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap festival ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar, berkualitas, dan mampu memperkuat identitas Bangka Selatan sebagai daerah yang inovatif, kreatif, serta produktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.





