“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi merupakan wujud komitmen TNI AD dalam menghadirkan solusi bagi kesulitan rakyat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta meningkatkan ketahanan pangan dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah pedesaan,” tambahnya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Penutuk, berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik telah berhasil dilaksanakan. Sasaran fisik di antaranya pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilakukan melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, hingga sosialisasi program pemerintah lainnya.
Kehadiran program TMMD ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Penutuk. Selain memberikan dampak positif terhadap pembangunan desa, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan berakhirnya TMMD ke-127 ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Kasdam II/Sriwijaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan bersama agar dapat digunakan secara optimal dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Bersama rakyat TNI kuat.
Kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa serta mendorong kemajuan pembangunan di daerah,” pungkasnya.





