Humanis dan Bersahabat, Satgas TMMD Ke-127 Berbaur dengan Warga Lewat Olahraga

“Prajurit TMMD dituntut untuk selalu menjaga stamina agar tetap prima dalam menyelesaikan seluruh target sasaran fisik. Namun lebih dari itu, kami ingin membangun keakraban dan rasa kebersamaan dengan masyarakat.

Melalui olahraga bersama, suasana menjadi lebih cair, penuh keceriaan, dan sekat antara TNI dan warga pun hilang,” ujar Kapten Inf Tri Wahyudi.

Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terbangunnya hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan nonfisik seperti olahraga bersama, anjangsana, dan komunikasi sosial terus digalakkan selama pelaksanaan TMMD.

Sementara itu, Yudis, salah satu perwakilan pemuda Desa Penutuk, mengaku sangat mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan aktif anggota Satgas TMMD di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan TNI tidak hanya dirasakan dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam kehidupan sosial warga desa.

“Kami sangat senang. Bapak-bapak TNI tidak hanya fokus membangun jalan atau jembatan, tapi juga mau meluangkan waktu bermain sepak bola dan olahraga bersama kami. Ini memberi motivasi bagi pemuda desa untuk lebih aktif berolahraga, menjaga kesehatan, dan mempererat kebersamaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan olahraga bersama ini, diharapkan kebugaran fisik prajurit dan masyarakat tetap terjaga, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Sejalan dengan tujuan TMMD, pembangunan desa tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *