Toboali, Radarnyamuk.Com ,– Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Bangka Selatan turut ambil bagian dalam aksi World Cleanup Day (WCD) 2025, yang dilaksanakan serentak secara internasional pada 20 September. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bangka Selatan, sesuai dengan ajakan Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, melalui surat edaran resmi.

Kepala Dinsos PPPA Bangka Selatan, Sumindar, menjelaskan bahwa pihaknya bersama seluruh pegawai berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersih-bersih yang terbagi di dua lokasi. Pertama, di titik pantau Adipura sekitar kawasan Perumnas UPTB, dan kedua di lingkungan kantor bersama pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mendukung visi daerah.
“Seluruh pegawai Dinsos PPPA ikut bergerak. Kami membagi aktivitas di dua titik agar lebih optimal. Kegiatan ini sejalan dengan instruksi Bupati Bangka Selatan untuk mengajak seluruh masyarakat membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya menuju hidup sehat, tetapi juga cermin kepribadian kita,” tegas Sumindar.
World Cleanup Day merupakan gerakan sosial global yang digagas untuk mengatasi masalah sampah padat dan limbah di berbagai belahan dunia melalui aksi bersih-bersih serentak dan pemetaan sampah. Gerakan ini pertama kali diprakarsai oleh organisasi internasional Let’s Do It! World yang bermarkas di Estonia, kemudian menyebar ke ratusan negara, termasuk Indonesia.

Sejak tahun 2024, WCD telah resmi ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai salah satu Hari Kesadaran Dunia di kalender internasional. Dengan demikian, momentum ini bukan sekadar gerakan lokal atau nasional, melainkan bagian dari komitmen global untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.





