Dari Pasar ke Meja Bukber, Kisah Bahagia 50 Anak Yatim di Toboali

“Anak-anak ini adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan mereka juga merasakan kebahagiaan, terutama di bulan Ramadan,” ujar Riza.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan langsung jajaran pemerintah saat mendampingi anak-anak berbelanja merupakan bentuk kedekatan emosional yang ingin

dibangun antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk kepedulian nyata.

“Kami ingin mereka merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Selatan Hj. Debby Vita Dewi mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Ceria tidak hanya sekadar memberikan santunan, tetapi juga membangun kebahagiaan dan rasa percaya diri anak-anak yatim piatu.

Menurutnya, konsep mengajak anak-anak berbelanja langsung memberikan pengalaman berbeda dan lebih bermakna. Anak-anak dapat memilih sendiri barang yang mereka butuhkan, sehingga menumbuhkan rasa senang dan kemandirian.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana, namun berkesan. Dengan memilih sendiri kebutuhan mereka, anak-anak bisa merasakan pengalaman yang mungkin jarang mereka dapatkan,” ungkap Debby.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin mereka merasa dicintai dan memiliki masa depan yang cerah. Kepedulian seperti ini harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama di Metro Toboali dalam suasana penuh keakraban. Tawa dan kebahagiaan anak-anak menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kehangatan dan kebersamaan di bulan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap dapat terus menebarkan kebahagiaan dan memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *