Pulau Lepar, Radarnyamuk.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0432/Bangka Selatan di Desa Penutuk, Pulau Lepar, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan non-fisik. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan pupuk organik modern bagi para petani setempat, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Satgas TMMD dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Selatan.
Pelatihan tersebut bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar mampu mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Perwira Koordinator TMMD, Kapten Inf Aritonang, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama di sektor pertanian.
Menurutnya, ketergantungan petani terhadap pupuk kimia seringkali menjadi kendala karena harganya yang cukup tinggi dan dapat berdampak pada kesuburan tanah dalam jangka panjang.
“Kami ingin masyarakat lebih mandiri dalam memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka.
Limbah seperti sisa sayuran, dedaunan, kotoran ternak, maupun limbah dapur sebenarnya bisa diolah menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat untuk pertanian,” ujar Kapten Inf Aritonang.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan yang dipimpin oleh Gito bersama tiga orang staf memberikan materi sekaligus praktik langsung kepada warga. Para peserta diajarkan cara membuat Pupuk Organik Cair (POC) serta kompos dengan metode yang sederhana dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga maupun lahan pertanian.
Pada sesi materi, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk, seperti sisa sayuran, daun kering, jerami padi, dan limbah dapur.





