Ia menjelaskan, selain untuk mempersiapkan lokasi upacara, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu nilai utama dalam pelaksanaan program TMMD.
Menurutnya, selama pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Pulau Lepar, berbagai kegiatan pembangunan telah dilakukan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik. Pembangunan fisik meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat juga dilaksanakan guna meningkatkan pengetahuan serta keterampilan warga dalam berbagai bidang.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Satgas TMMD juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama fasilitas umum yang digunakan bersama. Lapangan desa yang menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat diharapkan dapat terus dirawat sehingga tetap bersih dan nyaman digunakan.
Sejumlah warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut mengaku senang dapat berpartisipasi bersama prajurit TNI.
Mereka merasa keberadaan Satgas TMMD selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi desa, baik dari segi pembangunan maupun dalam mempererat hubungan sosial dengan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan penutupan TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel dapat berjalan dengan sukses.
Upacara penutupan sendiri rencananya akan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta jajaran pimpinan TNI sebagai bentuk apresiasi atas terlaksananya program TMMD di wilayah tersebut.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga, program TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Lepar.





