“Kami ingin Pilkades ini berjalan lancar, damai, aman, dan menghasilkan kepala desa yang dipilih secara adil oleh masyarakat. Jika ada ASN yang bermain atau tidak bersikap netral, silakan laporkan langsung kepada saya.
Pemerintah daerah akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, Riza mengajak seluruh calon kepala desa untuk berkompetisi secara sehat dengan menawarkan program dan gagasan terbaik bagi masyarakat, bukan melalui kampanye hitam, fitnah, maupun upaya menjatuhkan lawan politik.
Ia menekankan bahwa kemenangan harus diraih dengan cara yang bermartabat dan sesuai aturan. Menurutnya, hasil Pilkades merupakan pilihan masyarakat yang harus dihormati seluruh peserta.
“Bertarunglah dengan program, bukan dengan menjelek-jelekkan lawan.
Junjung tinggi etika, adab, dan kesantunan. Jika memang itu menjadi hak kita, Insyaallah tidak akan tertukar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, seluruh calon kepala desa menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan Pilkades, menjaga keamanan dan ketertiban, menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, serta siap menerima hasil pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku.
Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan juga menyatakan siap mengawal seluruh tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 agar berlangsung aman, tertib, transparan, dan demokratis.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, penyelenggara Pilkades, pemerintah desa, serta masyarakat mampu melahirkan kepala desa yang berintegritas, berkualitas, dan mampu membawa kemajuan bagi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





