Hendra Amoer Ungkap Fakta Miris: 11 dari 12 Warga Sukadamai Positif Narkoba

TOBOALI, Radarnyamuk.com ,— Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., mengungkap fakta memprihatinkan terkait tingginya penyalahgunaan narkoba di Kampung Sukadamai, Kecamatan Toboali.

Dari 12 orang yang diamankan dalam razia beberapa waktu lalu, sebanyak 11 orang atau sekitar 91 persen dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.
Temuan tersebut menjadi alarm serius bagi semua pihak, mengingat hampir seluruh warga yang diamankan terbukti sebagai penyalahguna narkoba.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut telah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

“Angka ini sangat memprihatinkan. Saat razia berlangsung, banyak orang yang melarikan diri ketika melihat petugas datang. Bisa jadi mereka juga penyalahguna narkoba, bahkan tidak menutup kemungkinan sebagai pengedar,” ujar Hendra Amoer kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, BNNK Bangka Selatan telah melaksanakan Operasi Pemulihan Kawasan Rawan Narkoba Terpadu di Kampung Sukadamai sejak 6 November 2025. Operasi ini dilakukan secara berkelanjutan dan terencana sebagai bagian dari upaya memulihkan kawasan yang selama ini masuk kategori rawan narkoba.

Menurutnya, operasi tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Target akhirnya adalah mengubah Kampung Sukadamai dari kawasan rawan narkoba menjadi Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).

“Pemulihan kawasan rawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar perubahan yang diharapkan dapat terwujud,” tegas Hendra.

Sebagai bentuk keseriusan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Kampung Sukadamai telah membentuk Forum Kolaborasi Pemulihan Kampung Sukadamai. Forum ini menjadi wadah sinergi antara masyarakat dan aparat dalam melawan ancaman narkoba di lingkungan mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *