“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan budaya dan produk lokal Bangka Selatan,” kata Elizia.
Ia juga menjelaskan bahwa fashion show ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dekranasda Basel sepanjang bulan Agustus. Sebelumnya, Dekranasda telah menggelar Expo Merah Putih Dekranasda Basel 2025 pada 18–24 Agustus 2025, serta Lomba Mewarnai Bertema Kemerdekaan pada 21 Agustus 2025. Semua kegiatan tersebut dirancang untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus meningkatkan daya tarik produk kerajinan daerah.
Acara Fashion Show Wastra Nusantara turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi perempuan, sponsor, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di Bangka Selatan.
Penampilan para peserta fashion show yang mengenakan busana batik khas dan pakaian tradisional dari berbagai penjuru Nusantara menjadi daya tarik utama malam itu. Kreativitas para perancang busana dan pengrajin lokal terlihat jelas dari setiap detail pakaian yang dipamerkan di atas panggung. Dengan pencahayaan panggung yang megah dan tata rias yang menawan, acara ini berhasil memikat perhatian ribuan penonton yang hadir.
Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi produk wastra dan kerajinan khas Bangka Selatan kepada masyarakat luas. Dekranasda berharap fashion show semacam ini dapat membuka peluang kerja sama dengan desainer dan pelaku usaha di bidang fesyen untuk meningkatkan nilai jual produk lokal.
Fashion Show Wastra Nusantara menjadi acara puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan Dekranasda Bangka Selatan dalam menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak, acara ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM dan pengrajin untuk terus berinovasi serta melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Semaraknya acara ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memajukan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya. Dengan menggabungkan unsur tradisi dan modernitas, kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas daerah serta memperkenalkan warisan budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas.





