Ke depan, dokter dan tenaga kesehatan harus lebih peduli dan lebih komunikatif dalam memberikan penjelasan kepada pasien agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.
Selain peningkatan komunikasi, pihaknya juga akan memperkuat sosialisasi terkait mekanisme pengaduan kepada masyarakat.
Edukasi ini penting agar warga mengetahui hak-haknya sebagai pasien serta memahami jalur resmi yang dapat digunakan untuk menyampaikan keluhan.
Di sisi lain, dr. Agus memastikan bahwa secara umum pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangka Selatan, termasuk di RSUD, tetap berjalan dengan baik dan aman. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.
Warga juga diberikan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan, terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama, dengan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK). Sementara untuk pelayanan lanjutan di rumah sakit, masyarakat tetap mengikuti prosedur rujukan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga terus berupaya meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) guna menjamin seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan merata.
Melalui berbagai langkah pembenahan ini, Dinas Kesehatan berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat terus meningkat.
Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menjadi respons atas keluhan yang ada, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih humanis, transparan, dan berkualitas di Bangka Selatan.





