Bangka Selatan, Radarnyamuk.com , – Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Bangka Selatan resmi dimulai pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sebagai upaya menyediakan data ekonomi yang berkualitas guna mendukung perencanaan dan pembangunan daerah.

Sebelum pelaksanaan pendataan, berbagai persiapan telah dilakukan. Pemerintah KabupatenBangka Selatan bersama BPS Kabupaten Bangka Selatan telah melaksanakan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 pada 25 Mei 2026 sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersamadalam menyukseskan kegiatan tersebut. Petugas lapangan juga telah dibekali melalui
pelatihan untuk memperkuat pemahaman konsep dan definisi, teknik wawancara,
penggunaan aplikasi pendataan, serta berbagai keterampilan yang diperlukan dalam
pelaksanaan sensus di lapangan.
Dalam pelaksanaan pendataan, petugas sensus akan mendatangi rumah tangga dan
bangunan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan untuk melakukan pencacahan
secara langsung. Melalui kegiatan ini, petugas akan mengidentifikasi keberadaan unit usaha
dan berbagai aktivitas ekonomi serta mengumpulkan informasi yang diperlukan guna
memperoleh gambaran kondisi perekonomian daerah yang lebih lengkap dan akurat.
Data hasil SE2026 diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai karakteristik dan potensi ekonomi di Kabupaten Bangka Selatan. Informasi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan ekonomi daerah, serta perencanaan program yang lebih tepat sasaran.
Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat sebagai landasan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Data yang akurat dan berkualitas menjadi kunci dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, peningkatan investasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.





