Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan Apresiasi Panen Raya Padi di Desa Bukit Terap

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan bagi petani, mulai dari akses pupuk, benih unggul, hingga teknologi pertanian modern. Pemkab, kata Debby, terus berkoordinasi dengan provinsi dan pemerintah pusat agar program bantuan benar-benar tepat sasaran.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Bangka Selatan telah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat produktivitas pertanian, termasuk pelatihan bagi kelompok tani, penyediaan sarana prasarana, serta mendorong pemanfaatan teknologi pertanian.

“Kami ingin memastikan bahwa petani di Bangka Selatan tidak hanya mampu panen, tetapi juga mendapat keuntungan yang layak dari hasil kerja mereka. Oleh sebab itu, pengendalian harga dan jaminan pasar juga menjadi perhatian kami,” tegas Bupati.

Sinergi dengan pemerintah provinsi dan lembaga lain seperti Kejaksaan Tinggi, menurutnya, akan memperkuat keberlanjutan program ini. Kehadiran Kajati yang menyerahkan bantuan alat mesin pertanian, pompa air, insektisida, dan dolomit, menjadi bukti nyata bahwa penguatan sektor pertanian memerlukan kerja bersama lintas lembaga.

Baik Bupati maupun Wakil Bupati sepakat bahwa panen raya di Desa Bukit Terap bukanlah akhir, melainkan awal dari semangat baru. Dengan produktivitas yang mencapai 3,5 ton dari 70 hektar lahan, keduanya optimis ke depan hasil bisa meningkat lebih tinggi.

Mereka berharap, Desa Bukit Terap dapat menjadi model percontohan pengelolaan lahan rawa yang sukses di Bangka Selatan. Dengan dukungan penuh pemerintah, pihak swasta, serta semangat petani, ketahanan pangan lokal diyakini akan semakin kokoh.

“Kami percaya, jika semua pihak bersatu, pertanian Bangka Selatan bisa menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat. Mari kita jadikan panen raya ini sebagai langkah awal menuju kemandirian pangan,” tutup Riza Herdavid.

Panen raya di Desa Bukit Terap pun berlangsung meriah dengan pemotongan tumpeng dan doa syukur. Bagi masyarakat, acara ini bukan sekadar panen, melainkan simbol kebersamaan, harapan, dan optimisme menuju masa depan pertanian Bangka Selatan yang lebih sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *