Digitalisasi Layanan Menjadi Prioritas
Digitalisasi menjadi pilar utama peningkatan layanan. Implementasi SIAK Terpusat berjalan baik, didukung antrean online, layanan informasi via WhatsApp, serta penyampaian informasi publik melalui website dan media sosial. Gangguan jaringan nasional SIAK dapat diatasi lewat koordinasi intensif dengan Ditjen Dukcapil.

Pengaduan Masyarakat Direspons Cepat
Pengaduan masyarakat sepanjang 2025 banyak terkait waktu tunggu dan kendala pencetakan KTP-el. Melalui kanal pengaduan seperti loket, WhatsApp resmi, media sosial hingga SP4N-LAPOR!, tingkat penyelesaian pengaduan mencapai lebih dari 90 persen.

Inovasi Layanan Diapresiasi
Program inovatif seperti Adminduk Keliling, Pelayanan Penduduk Rentan, serta Adminduk Masuk Sekolah mendapat respon positif masyarakat. Inovasi ini meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan hingga ke desa terpencil.

Penilaian Pelayanan Publik dari Pemprov Kepulauan Bangka Belitung
Evaluasi pelayanan publik 2025 juga menjadi dasar penilaian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap kinerja masing-masing perangkat daerah kabupaten/kota. Disdukcapil Bangka Selatan mendapat apresiasi karena berhasil mempertahankan kualitas layanan, terutama dalam digitalisasi, keterbukaan informasi, dan cakupan dokumen kependudukan.

Dalam proses pemantauan tersebut, Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari rangka pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025 lingkup kabupaten/kota, sehingga OPD dapat terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan sesuai amanat Undang-Undang Pelayanan Publik.

Pemprov juga memberikan beberapa rekomendasi, seperti perlunya modernisasi sarana rekam biometrik, penambahan SDM teknis, serta penguatan integrasi layanan digital antara kabupaten, provinsi, dan pusat.

Menuju Pelayanan Lebih Baik di 2026
Hasil evaluasi menunjukkan tren peningkatan signifikan pada kinerja pelayanan Disdukcapil Bangka Selatan di tahun 2025. Haris Setiawan memastikan bahwa seluruh rekomendasi—baik dari internal maupun Provinsi Babel—akan menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada 2026. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Selatan. Evaluasi ini menjadi bahan introspeksi sekaligus motivasi untuk terus berbenah,” tegasnya.





