Selain meninjau langsung kegiatan pasar murah, Wabup Debby juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah warga yang hadir.
Ia mendengarkan langsung tanggapan masyarakat terkait pelaksanaan pasar murah tersebut. Banyak warga yang mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di pasar.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan disediakan untuk masyarakat, di antaranya wortel dengan harga Rp13.000 per kilogram dengan ketersediaan stok 10 kilogram.
Selain itu juga tersedia kunyit dengan harga Rp17.000 per kilogram dan jahe seharga Rp25.000 per kilogram, masing-masing dengan stok 10 kilogram.
Berbagai jenis buah juga disediakan dalam kegiatan pasar murah tersebut. Buah pir dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram dengan stok 30 kilogram, jeruk seharga Rp25.000 per kilogram dengan stok 35 kilogram, serta apel dengan harga Rp35.000 per kilogram dengan ketersediaan stok 30 kilogram.
Tidak hanya itu, buah naga juga menjadi salah satu komoditas yang tersedia dengan harga Rp20.000 per kilogram dengan stok 30 kilogram. Sementara untuk sayuran, sawi dijual dengan harga Rp5.000 per kilogram dengan stok sebanyak 5 kilogram.
Selain buah dan sayur, beberapa bumbu dapur juga turut disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di antaranya bawang budu yang dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram dengan stok 40 kilogram serta kemiri dengan harga Rp45.000 per kilogram dengan ketersediaan stok 10 kilogram.
Daftar bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat selama Ramadan.
Wakil Bupati Debby berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah bersama dalam menjaga stabilitas harga pangan di Bangka Selatan.
“Bunda berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu upaya bersama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di Bangka Selatan.
Semoga dengan adanya pasar murah ini, masyarakat dapat menyambut Bulan Suci Ramadan dengan lebih tenang dan penuh keberkahan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui kegiatan seperti Operasi Pasar Murah, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Program ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat dalam memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dan harga bahan pokok tetap stabil selama Bulan Suci Ramadan.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah dan terjangkau.





