Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Selama proses pengerjaan, warga Desa Penutuk turut berpartisipasi aktif membantu Satgas TMMD, baik dalam bentuk tenaga maupun dukungan lainnya.
Salah seorang warga Desa Penutuk mengaku sangat bersyukur dengan adanya perbaikan fasilitas tersebut. Menurutnya, mushola yang telah direhab kini terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk beribadah, terutama saat pelaksanaan salat berjamaah.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki mushola dan MCK ini. Sekarang kondisinya jauh lebih bagus dan nyaman dipakai oleh warga,” ungkapnya.
Selain memberikan manfaat secara fisik, kegiatan TMMD juga memiliki tujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran para prajurit di tengah-tengah warga desa selama pelaksanaan program TMMD memberikan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun lingkungan.
Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat yang dilaksanakan secara lintas sektoral. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup berbagai program nonfisik seperti penyuluhan, pelatihan, serta pemberdayaan masyarakat.
Dengan rampungnya rehabilitasi MCK umum dan mushola di Desa Penutuk, diharapkan fasilitas tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Satgas TMMD Kodim 0432/Basel juga berharap berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program TMMD ke-127 ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Penutuk serta mendorong peningkatan kualitas hidup warga di wilayah Pulau Lepar.





