Menurutnya, keberadaan gorong-gorong sangat dibutuhkan karena selama ini air sering meluap ke jalan saat hujan deras turun.
“Kalau hujan besar, air sering melintas di atas jalan karena tidak ada saluran. Sekarang sudah dipasang gorong-gorong, kami berharap jalan tidak cepat rusak lagi dan kendaraan bisa lewat dengan lancar,” ungkapnya.
Selain pemasangan gorong-gorong, program TMMD ke-127 di Pulau Lepar juga mencakup sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik lainnya, seperti peningkatan badan jalan, pembangunan sumur bor untuk penyediaan air bersih, serta penyuluhan kepada masyarakat di berbagai bidang.
Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah terpencil dan terluar.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, berbagai kebutuhan dasar infrastruktur dapat terpenuhi secara bertahap.
Dengan terpasangnya 10 unit gorong-gorong beton tersebut, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Desa Penutuk semakin baik dan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Akses yang lancar diyakini akan membuka peluang lebih luas bagi warga dalam meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Pulau Lepar.
Satgas TMMD ke-127 pun berkomitmen untuk terus menyelesaikan seluruh sasaran program tepat waktu agar manfaatnya segera dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.





