Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga aktif membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui kegiatan ibadah bersama.
Setiap malam, personel TNI melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah di mushola setempat bersama warga. Suasana kebersamaan terlihat hangat, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ruh utama program TMMD.
Kapten Tri Wahyudi menambahkan bahwa momentum Ramadan justru menjadi penyemangat tambahan bagi seluruh personel.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan bahwa tugas pembangunan tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas ibadah. Justru dengan kebersamaan ini, hubungan TNI dan masyarakat semakin erat,” katanya.
Salah satu warga Pulau Lepar, Pak Romi, mengaku kagum dengan kedisiplinan dan semangat personel TNI yang tetap konsisten menjalankan tugas di tengah puasa. Menurutnya, pola hidup teratur yang diterapkan TNI turut memberikan contoh positif bagi masyarakat.
“Pagi sudah olahraga dan apel, lalu bekerja hingga sore.
Malamnya tetap apel lagi untuk memastikan semua aman dan lengkap, kemudian ibadah bersama. Kami sebagai warga jadi ikut termotivasi untuk lebih disiplin dan kompak. Semoga TMMD di desa kami berjalan sukses dan membawa manfaat besar,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel di Pulau Lepar berjalan aman dan lancar.
Berbagai sasaran fisik terus menunjukkan progres signifikan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, program TMMD diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan tema “TNI Manunggal Membangun Desa”.





