MENTOK, Radarnyamuk.com , – Menyikapi pemberitaan mengenai keberadaan warga binaan Yudi Widyansa, S.KM., M.M., yang terlihat berada di luar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok, Rutan Muntok memberikan klarifikasi bahwa keberadaan yang bersangkutan di luar Rutan berkaitan denganpelaksanaan program pembinaan dan asimilasi yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan pemasyarakatan, Senin (10/08/2026).
Karutan Muntok, Andri Ferly menegaskan, keberadaan Yudi di luar Rutan bukan merupakan pelarian maupun keluar tanpa izin, yang bersangkutan menjalani program asimilasi sebagai bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.

“Wb itu sedang menjalani program asimilasi, itu proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan,”ucap Karutan Muntok.
Program asimilasi merupakan salah satu hak warga binaan yang diberikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap memperhatikan persyaratan tertentu serta hasil evaluasi terhadap perilaku dan perkembangan warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang mendapatkan program asimilasi tetap memiliki kewajiban untuk mematuhi ketentuan, menjalankan aturan yang ditetapkan, serta berada dalam mekanisme pengawasan petugas pemasyarakatan.
Pihak Rutan Muntok menjelaskan, seluruh warga binaan memiliki hak-hak pemasyarakatan, di antaranya remisi, asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), serta hak-hak lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Salah satu persyaratan penting dalam pemberian hak tersebut adalah warga binaan harus menunjukkan perilaku baik serta perkembangan ke arah yang lebih baik selama menjalani pembinaan,”kata Karutan Andri Ferly.
Terkait keberadaan Yudi di kediamannya sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak Rutan Muntok meminta masyarakat melihat hal tersebut dalam konteks pelaksanaan program asimilasi yang sedang dijalankan oleh yang bersangkutan.
Begitu pula dengan aktivitas Yudi yang disebut berkaitan dengan pesanan kue untuk kegiatan Prolanis yg dimotori oleh Klinik pratama Armelia Rutan Muntok. Apabila kegiatan tersebut telah ditetapkan dalam program pembinaan, maka aktivitas itu merupakan bagian dari proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan, bukan aktivitas di luar program yang dilakukan secara bebas.
Selain program asimilasi yang dilaksanakan di luar tembok Rutan, Rutan Muntok juga memiliki sejumlah kegiatan pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan sekaligus mendukung proses reintegrasi warga binaan ke tengah masyarakat.





