“Media adalah jembatan informasi publik, sementara TNI AU menjadi penjaga kedaulatan dan keamanan negara. Keduanya harus berjalan beriringan dalam semangat sinergi dan kebangsaan,” tegas Mahmud Marhaba.
Menanggapi hal tersebut, *Danlanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo*, menyampaikan apresiasi kepada PJS atas upaya membangun komunikasi harmonis dengan berbagai institusi, termasuk TNI AU.
Ia menilai peran media yang berimbang dan objektif sangat penting dalam menjaga ruang publik dari disinformasi.
“Sinergi dengan media adalah bagian dari tugas kita bersama untuk menjaga kebaikan bangsa. Kami di TNI AU akan selalu membuka ruang komunikasi positif dengan insan pers,” ujar Danlanud.
Ia juga berharap kerja sama ini tidak berhenti pada simbolis penghargaan semata, tetapi menjadi langkah nyata mempererat hubungan antara TNI AU dan kalangan jurnalis di Belitung.
“Semoga sinergi ini menjadi pondasi kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan melalui pemberitaan yang menyejukkan dan membangun,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi penutup yang bermakna dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI AU.
Melalui kolaborasi yang erat antara TNI dan pers, diharapkan semangat kebangsaan terus tumbuh, menghadirkan informasi yang mencerahkan, serta menjaga keutuhan dan kemajuan negeri. (Luise Herlambang/KBO Babel)





