
Sementara itu, Prof. Ambar Pertiwiningrum, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang terus konsisten mendorong penguatan kelembagaan koperasi. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjawab tantangan zaman, terutama di era digital yang menuntut pengelolaan koperasi secara lebih profesional dan transparan.
“Pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendukung gerakan koperasi. Peningkatan kompetensi ini menjadi langkah nyata agar koperasi bisa lebih adaptif dan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” kata Ambar.
Kegiatan pelatihan ini diisi dengan berbagai materi pembelajaran, seperti pengenalan manajemen koperasi modern, transformasi digital, pengelolaan keuangan berbasis teknologi, hingga strategi penguatan usaha anggota koperasi. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mendapat pendampingan langsung dari narasumber berpengalaman di bidang perkoperasian dan kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus koperasi di Bangka Selatan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan mereka dalam mengelola koperasi secara mandiri, transparan, dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan demi memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.
Dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, koperasi di Kabupaten Bangka Selatan diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang tangguh, inovatif, dan mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





