Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, yang pembentukannya harus dimulai dari lingkungan keluarga.
Pembangunan kualitas SDM, lanjutnya, dilakukan melalui tiga pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual.
Upaya pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penanaman nilai-nilai karakter, serta terciptanya keluarga yang harmonis menjadi langkah penting dalam mencetak generasi unggul.
Selain itu, Menteri menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Orang tua juga diminta lebih bijak mengawasi penggunaan gawai agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan karakter, kemampuan bersosialisasi, maupun kesehatan mental anak.
Keluarga juga diharapkan menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.
Menurutnya, penguatan fungsi keluarga merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.
Menutup sambutannya, Wabup Debby mengajak seluruh masyarakat menjadikan Harganas ke-33 sebagai momentum memperkuat komitmen membangun keluarga yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh.
Ia berharap semangat membangun keluarga berkualitas terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang kuat, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.





