Ade juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi harus diiringi dengan kesiapan untuk menerima kritik dan masukan. Baginya, kritik yang disampaikan secara konstruktif merupakan bagian dari kontrol sosial yang dapat membantu organisasi melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers. Kritik dan masukan yang konstruktif menjadi bagian penting dalam perbaikan organisasi, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan kemerdekaan pers,” tegasnya.
Sementara itu, tokoh pers Bangka Belitung sekaligus Ketua DPD PJS Kepulauan Bangka Belitung, Rikky Fermana, mengatakan PJS Award 2026 merupakan bentuk penghargaan organisasi kepada figur-figur yang dinilai memiliki kontribusi dan kepedulian terhadap pembangunan daerah serta kehidupan pers.
Rikky menilai Ade Agustina merupakan salah satu pejabat publik di Bangka Belitung yang memiliki komitmen kuat dalam membangun keterbukaan informasi serta menjalin komunikasi yang baik dengan insan pers.
“Ibu Ade Agustina kami nilai sebagai figur pejabat publik yang terbuka dan memiliki kepedulian terhadap keberadaan pers.
Komunikasi dan kemitraan dengan insan pers dibangun dengan baik tanpa mengurangi independensi media. Komitmen seperti inilah yang perlu terus kita dorong dalam membangun keterbukaan informasi publik di Bangka Belitung,” ungkap Rikky.
Ia menjelaskan, PJS Award 2026 merupakan bagian dari rangkaian Munas III PJS yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026. Selain Ade Agustina, penghargaan juga diberikan kepada dua tokoh asal Kepulauan Bangka Belitung lainnya, yakni Ir. Rudianto Tjen, Anggota DPR RI, dan Harwendro Adityo Dewanto, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce dan Teknologi Indonesia (AETI).
Ketiga tokoh tersebut dinilai memiliki kontribusi di bidang masing-masing.
Ade Agustina melalui pelayanan publik dan keterbukaan informasi, Rudianto Tjen melalui kiprahnya dalam memperjuangkan aspirasi serta pembangunan masyarakat Bangka Belitung, sementara Harwendro melalui kontribusinya dalam pengembangan ekosistem ekonomi digital dan pemberdayaan pelaku usaha.
“Tiga tokoh ini membawa nama Bangka Belitung dalam PJS Award 2026 dengan kontribusi pada bidang masing-masing. Khusus bagi Ibu Ade, kami berharap penghargaan ini semakin memperkuat sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan insan pers dalam menghadirkan informasi yang terbuka, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Rikky.





