Deka menambahkan bahwa Pemerintah Daerah Bangka Selatan menyambut baik program ini dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya secara optimal. Ia juga mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian Bangka Selatan sebagai salah satu daerah tercepat dalam membentuk Koperasi Merah Putih secara kelembagaan.
“Terlebih karena kita telah mendapatkan penghargaan sebagai daerah tercepat ke-2 dalam pembentukan Koperasi Merah Putih. Harapannya, khususnya di Bangka Selatan, koperasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan desa,” ungkapnya.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, turut mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi desa. Ia berharap agar koperasi ini tidak hanya terbentuk secara administratif, namun benar-benar dijalankan secara aktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Program peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif nasional yang mencakup seluruh desa dan kelurahan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Koperasi-koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di desa-desa.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan daerah terhadap program nasional Presiden Prabowo Subianto dalam membangun struktur ekonomi yang lebih merata dan inklusif melalui koperasi.
Dengan adanya koperasi di tiap desa dan kelurahan, pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga berbasis komunitas lokal.





